Cross Stitch Untuk Pemula


Sebelum memulai Cross Stitch

Membaca Pola

Pola-pola yang dijual dipasaran biasanya ditandai dengan kertas yang diberi tanda-tanda khusus. Mereka biasanya memberitahukan ukuran dari pola, titik tengah dan seberapa besar kain yang dibutuhkan tergantung dari ukuran kain aida. Setiap desain dalam satu kotak mewakili warna tertentu dan kadangkala terlihat mirip. Pastikan anda memilih warna yang benar!

Siapkan kain

  • Cucilah kain anda jika berwarna gelap atau kain tersebut bisa menyusut.

  • Tandai tengahnya dengan pulpen. Anda harus benar-benar mengukur dengan tepat jika kain anda seukuran dengan pola. Jika kain anda lebih besar dari ukuran polanya, anda tidak perlu mengukurnya setepat mungkin.

  • Amankan pinggirnya untuk mencegah dari tercabutnya benang-benang disekeliling kain. Cara termudah adalah dengan melekatkan tape disekeliling kainnya, atau anda juga bisa menjahit sekeliling pinggir kain. Tetapi bagian ini bisa anda lewati saja.

  • Aplikasikan hoop anda. Alat ini menjaga kain berada dalam tekanan yang sama pada saat anda menjahit. Biasanya bisa diabaikan penggunaan alat ini jika cross stitch yang anda buat berukuran kecil, tetapi akan sangat berguna sekali untuk mengerjakan cross stitch dengan ukuran besar.

Persiapkan Benang Anda

Benang DMC biasanya terdiri dari enam helai benang. Sangat jarang digunakan keenam helai benang sekaligus untuk menyulam. Biasanya digunakan dua atau tiga helai saja tergantung dari jumlah kain aida and garis bentuknya. Berikut beberapa panduan untuk mempersiapkan benang anda :

  • Cuci benang anda jika anda menggunakan warna-warna gelap. Jika menggunakan benang DMC anda tidak perlu mencuci benang terlebih dahulu tetapi jika menggunakan benang yang lebih murah anda harus selalu mencuci benang tersebut sebelum menggunakannya.

  • Potong benang yang ingin digunakan. Biasanya seukuran lengan, tapi lebih mudah jika memulai dengan yang lebih pendek.

  • Pisahkan jumlah benang yang ingin anda gunakan. Biasanya menggunakan 1, 2 atau 3 helai.

  • Pisahkan benang satu-satu dan kemudian satukan kembali sesuai jumlah yang diinginkan. Hal ini menghindari terjadinya keruwetan pada benang.

  • Masukan benang ke dalam jarum. Biasanya lebih mudah jika benangnya dalam keadaan basah(basahi ujung jari anda dan tariklah benang ke dalam jarum). Jika anda kesusahan, anda dapat membeli alat untuk memasukan benang ke dalam jarum.

Mengetahui dari Mana Anda memulai dan Kemana arah selanjutnya

Beberapa pola kadangkala rumit. Cari tahu dimana letak warna yang anda cari didalam pola. Rencanakan jika anda ingin melewati bagian-bagian tertentu atau tidak. Secara umum, rencanakan bagian mana saja yang akan anda kerjakan terlebih dahulu dan langkah-langkah berikutnya sehingga anda tidak akan bingung untuk melanjutkan kearah mana jika anda tiba-tiba harus berhenti.

Bahan-bahan yang diperlukan :


KAIN : Sebagian besar cross-stitch menggunakan kain yang disebut aida. Kain tenun ini mempunyai lubang kecil-kecil yang mengelilingi setiap stik jahitan. Oleh karena itu, mudah untuk menentukan dimana membuat tusukan jahitan anda.

Ukuran kain Aida disebut dengan ‘count’. Sebagai contoh, 11 count aida mempunyai 11 tusukan dalam 1 inci. Ukuran lainnya adalah 14 count (14 tusukan dalam 1 inci (2.5 cm)) dan 18 count (18 tusukan dalam 1 inci). Dimana ini berarti semakin tinggi angka count, semakin kecil tusukannya. Saya merekomendasikan bagi para pemula untuk mencoba dengan menggunakan kain aida berukuran tidak lebih kecil dari 14 count.

Hoop Sulaman: jangan menggunakan hoop yang terlalu besar yang akan menyebabkan terlalu berat jika harus dipegang untuk waktu yang lama. Saya merekomendasikan untuk menggunakan hoop benang sepanjang 10 cm-13 cm. Bagian hoop yang lebih kecil berada di bagian belakang kain aida, dan bagian yang lebih besar dengan sekrupnya berada dibagian depan.

Longgarkan sekrup sebelum menempatkan hoop pada kain. Berhati-hatilah ketika meletakan hoop pada daerah jahitan. Jangan lupa mengendurkan sekrup sebelum melepaskan kain. Selalu lepaskan hoop jika anda sudah selesai menjahit (untuk menghindarkan kain menjadi kotor)


JARUM: Untuk para pemula, jarum #22, adalah yang direkomendasikan.

POLA: Yakinkanlah bahwa pola yang anda pilih tidak terlalu besar ataupun terlalu rumit untuk pemula. Setiap pola mempunyai daftar benang yang diperlukan (biasanya dalam 2 merek seperti DMC dan Anchor). Disetiap pola juga disebutkan ukuran dari It will also list the finished sizes for different stitch sizes (see FABRIC). Bacalah pola anda baik-baik dan pastikan anda mengerti semua instruksinya.

BENANG SULAM: Juga disebut dengan benang. Benang sulam berbentuk paket yang disebut dengan skeins. Terdapat 6 helai benang disetiap skein.

Potonglah sepanjang 45 cm, pisahkan sesuai jumlah benang yang diinstruksikan didalam pola (biasanya 2 atau 3). Petunjuk seperti 2X atau 3X berarti menggunakan 2 atau 3 helai benang. Backstitching (outlining) biasanya menggunakan 1 helai benang (1X).

Pisahkan setiap helai satu persatu, kemudian jadikan satu sesuai dengan jumlah yang diingikan sesuai dengan pola. Dengan melakukan hal seperti ini maka tusukannya akan terlihat lebih tebal dan penuh.

Berikutnya saya akan membicarakan mengenai teknik-teknik jahitan didalam cross stitch.

Iklan

~ oleh Wulan pada Mei 29, 2008.

5 Tanggapan to “Cross Stitch Untuk Pemula”

  1. mau tanya utk ukuran jarum sulam benang dan jenis benang karna mencoba membuat tusuk bullion mengalami kesulitan waktu mau di tarik benangnya, jadi jarumnya ukuran berapa yang sesuai,terima kasih

  2. Aduh kalo ukuran benang aku ga tau ya 😀 soale aku juga belum belajar tusuk bullion untuk menyulam tapi mungkin bisa pake #22 juga mas. Kalo jenis benang sih mungkin bisa pake benang DMC ya mas, cuma kalo baru belajar katanya sih bisa pake benang merek rose brand ajah.

  3. kenapa pattern yang saya buat terdapat satu simbol yang sama tetapi ada 2 benang yang berbeza warna.apa maksudnya ya?

  4. beli barang2 buat cross stich di jakarta dimana yaa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: