Setting Report yang cukup Memusingkan

Beberapa hari ini, saya sedikit dipusingkan dengan masalah setting menu report dari aplikasi sales. Report pada aplikasi ini menggunakan tools Reporting Service sebagai salah satu tools pembuatan report yang merupakan service tambahan dari SQL Server 2000 yang sekarang sudah dijadikan satu dengan SQL Server 2005.

Saya sendiri belum mengeksplor lebih jauh mengenai reporting service ini tapi sepertinya masih kalah jauh dibandingkan dengan Crystal report. Tapi sekali lagi ini baru merupakan perkiraan kasat mata saya saja dan belum melalui proses eksplorasi dan komparasi data yang akurat.

Pada awalnya sepertinya mudah saja melewati tahap instalasinya. Tapi ternyata sesudah itu adalah awal dari kebingungan yang ada J Karena untuk mensetting otorisasi user yang ada tidak semudah yang saya bayangkan. Pada awalnya saya mensetup di server production dan semuanya berjalan lancar sampai pada suatu waktu saya menyadari bahwa ada yang aneh dengan user login saya. Jika saya login sebagai user biasa maka reportnya tidak akan terbuka dengan baik. Pada parameter ke dua datanya ngelock. Tapi jika saya menggunakan login administrator maka report akan terbuka dengan sukses.

Kemudian saya coba lakukan instalasi pada server back up, dan yang lebih aneh lagi dengan user siapapun juga tidak bisa mengambil data pada halaman report tersebut. Masih penasaran dengan report yang “aneh” ini. Saya coba install juga di laptop sebagai tempat testing segalanya 🙂 dan lagi-lagi tidak jalan 😦

Setelah mencari beberapa referensi, akhirnya tiba-tiba terpikir untuk mencoba login sebagai administrator local, dan akhirnya berhasil juga. Tapi untuk user-user yang lainnya masih belum berhasil juga.

Besoknya aku berdiskusi dengan satu teamku dan teman programmer dari vendor yang membuat aplikasi tersebut. Setelah usut punya usut dan utak utik sana sini akhirnya ketemulah permasalahannya bahwa selain itu harus dilakukan penambahan user di reporting servicenya dan kemudian copykan ACL data dari user admin khusus untuk menu report. Dan sebelumnya juga user tersebut harus kita jadikan member of group administrator local.

 

Tetapi apakah tidak berbahaya untuk menjadikan user-user yang akan mengakses report tersebut sebagai grup administrator local?

Jika ada yang bisa membantu, mungkin bisa sharing pengalamannya dengan saya.

 

~ oleh Wulan pada Februari 15, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: