Data Warehouse (3)

Arsitektur Data Warehouse

Terdapat beberapa bentuk arsitektur Data warehouse berdasarkan spesifikasi dari organisasi yang menggunakannya. Tiga bentuk arsitektur yang biasa digunakan adalah sebagai berikut

1. Arsitektur Dasar Data Warehouse

Gambar berikut menampilkan arsitektur sederhana dari suatu Data Warehouse. User dapat secara langsung mengakses data yang diambil dari beberapa source melalui data warehouse.

1.jpg

Pada gambar diatas metadata dan raw data dari OLTP terdapat didalamnya, dan sebagai tambahan di dalam Warehouse terdapat summary data. Summary data ini sangat berguna dalam data Warehouse karena mereka melakukan perhitungan yang kompleks sebelumnya. Sebagai contoh, data warehouse melakukan query untuk mendapatkan data sales di bulan Agustus.

2. Arsitektur Data Warehouse dengan menggunakan Staging Area

Pada arsitektur dasar, anda harus membersihkan dan memproses data operasional sebelum memasukkannya ke dalam warehouse. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan program, meskipun hampir semua data warehouse menggunakan staging area didalamnya. Staging area menyederhanakan proses pembuatan summary dan management warehouse secara umum.

dwhsg015.gif

 

3. Arsitektur Data Warehouse dengan menggunakan Staging Area dan Data Mart

Dalam menggunakan data warehouse anda dapat mengkustomisasi arsitekturnya yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Hal ini dimungkinkan dengan menambahkan data mart. Data mart merupakan subset dari data resource, biasanya berorientasi untuk suatu tujuan yang spesifik atau subjek data yang didistribusikan untuk mendukung kebutuhan bisnis.
Sebagai contoh data purchasing, sales, dan inventory dapat di pisahkan dalam masing-masing cube. Dalam contoh ini seorang analis keuangan dapat menganalisa histori data untuk purchases dan sales.

3.jpg

~ oleh Wulan pada Desember 28, 2007.

9 Tanggapan to “Data Warehouse (3)”

  1. saya minta saran dan juga mungkin informasi.
    saya dikampus mendapatkan tugas matakuliah sistem informasi management, tugasnya adalah membuat sebuah sistem yang bermanfaat pada bisnis. konsep yang saya mau buat adalah Penggunaan Data Mart untuk Membantu BRI dalam Mengidentifikasikan UMKM yang akan Mendapatkan Kredit Usaha Kecil agar BRI terhindar dari Kerugian Kredit Macet akibat informasi tentang UMKM yang kurang kompeten
    apabila mempunyai informasi, tolong diretahukan ya!!
    Ardi A
    Akuntansi Unair

  2. Komentar di atas Lucu banget :), mbok tyao belajar etika

  3. raw data itu fungsinya buat apa ya??

  4. raw data itu adalah data yang kita input ke dalam database, data tersebut belum diolah sama sekali. Fungsinya untuk diolah menjadi suatu report yang sesuai dengan permintaan user.

  5. kalo boleh en kalo ada,,,,minta software untuk OLAP dunk….!!!!

  6. ada rencana untuk buat BI neh….

    makasih….makasih….banyak sebelumnya….!!!!!

  7. hm, b0le minta s0urce nya gk?he.
    thx b4.

  8. thx gan…info’y mantap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: