Data Warehouse (1)

Apakah Data Warehouse?

Data warehouse merupakan suatu database relational yang didesain untuk melakukan lebih dari sekedar proses transaksi tapi lebih mengarah pada proses query dan analisa. Biasanya terdiri dari historical data yang diambil dari transaction data, tapi bisa juga berasal dari source yang lain. Data warehouse memisahkan antara analisa dan transaksi dan memungkinkan suatu organisasi untuk mengkonsolidasikan data dari beberapa source.

Sebagai tambahan, Data memuat proses extraction, transportation, transformation, and loading (ETL) solution, mesin online analytical processing (OLAP) , client analysis tools, dan aplikasi lainnya yang memanage proses pengumpulan dan pengiriman data ke user.

Karakteristik Data Warehouse menurut William Inmon adalah sebagai berikut:

1. Subject Oriented

Data warehouses didesain untuk membantu anda menganalisa data. Sebagai contoh, untuk mempelajari data tentang sales di perusahaan anda, anda dapat membuat data yang dikonsentrasikan pada data sales. Dengan data ini anda dapat menjawab semua pertanyaan mengenai sales seperti customer terbaik, produk terlaris, dan sebagainya. Kemampuan untuk mendefinisikan data warehouse berdasarkan subject seperti pada contoh diatas, maka data warehouse berkarakteristik subject oriented.

2. Integrated

Integrasi sangat erat hubungannya dengan berorientasi pada subject. Data warehouse harus menempatkan data dari berbagai macam source dalam format yang konsisten. Mereka harus bisa menghindari adanya masalah seperti konflik penaan dan inkonsistensi dalam ukuran unit. Ketika hal ini bisa tercapai maka bisa dikatakan data sudah terintegrasi.

3. Nonvolatile

Nonvolatile berarti begitu data sudah dimasukkan kedalam warehouse, data tidak dapat dirubah lagi. Hal ini logis karena tujuan dari data warehouse adalah untuk membuat anda dapat menganalisa hal-hal apa saja yang telah terjadi

4. Time Variant

Untuk menemukan trend dalam suatu bisnis, seorang analis membutuhkan data yang sangat besar. Hal ini sangat berbeda dengan system online transaction processing (OLTP), dimana untuk meningkatkan performance maka data harus bisa dipindahkan kedalam suatu archive. Data warehouse berfokus pada perubahan dari waktu ke waktu, hal ini lah yang dimaksudkan dengan pengertian time variant.

~ oleh Wulan pada Desember 26, 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: